Inovasi Layanan

Kartu Pintar Seri Binatang Ternate-Indonesia
Kartu pintar merupakan kartu kecil yang berisi gambar, kata, teks, atau tanda simbol yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran. Kartu pintar bisa digunakan untuk menguji dan meningkatkan ingatan, mencocokkan gambar, atau sebagai kartu petunjuk untuk latihan mengingat. Kartu pintar bisa digunakan oleh guru sebagai bahan ajar untuk memberikan sentuhan menyenangkan dalam pembelajaran, misalnya dalam pembelajaran bahasa daerah. Tujuan Kartu Pintar Seri Binatang Ternate-Indonesia ini adalah menambah kemampuan kosakata dan meningkatkan daya ingat siswa untuk belajar bahasa Ternate.

Layanan Kebahasaan
1. Layanan Konsultasi dan Penyuluhan Bahasa: Memberikan informasi dan pendampingan terkait penggunaan bahasa Indonesia secara daring dan luring. Layanan ini tersedia untuk lembaga pendidikan, pemerintah daerah, media massa, dan masyarakat umum. 2. Layanan Penyuntingan: Menyediakan jasa penyuntingan naskah resmi yang dapat diakses melalui permintaan tertulis atau formulir daring. 3. Layanan Pengawasan Bahasa di Ruang Publik: Memonitor dan memberikan rekomendasi terhadap penggunaan bahasa di ruang publik serta memberikan pendampingan untuk perbaikan. 4. Layanan Respons Cepat: Unit layanan berbasis digital (melalui email, WhatsApp, atau media sosial resmi) yang menangani pertanyaan atau permintaan layanan kebahasaan dalam waktu maksimal 2 x 24 jam.

Kartu UKBI
Kartu UKBI adalah sebuah kartu identitas berukuran kecil (seukuran kartu nama atau kartu ATM) yang diberikan kepada setiap peserta uji UKBI yang didaftarkan melalui Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara. Kartu ini dicetak dan dibagikan secara langsung kepada peserta sebelum hari pelaksanaan ujian. Isi informasi pada kartu UKBI meliputi 1. nama lengkap peserta, 2. nama instansi/sekolah, 3. alamat pos-el (e-mail) yang digunakan untuk mendaftar UKBI, 4. kata sandi, dan 5. domain Uji UKBI. Kartu ini dicetak secara internal oleh Tim Kerja UKBI dengan desain yang menarik dan dicetak menggunakan bahan yang cukup awet untuk menjaga keterbacaan. Kartu ini bersifat rahasia dan hanya boleh digunakan oleh peserta yang bersangkutan.

Jelita (Jelajah Literasi Sekolah)
Jelita (Jelajah Literasi Sekolah) merupakan program layanan literasi yang dilaksanakan secara langsung ke sekolah-sekolah dasar di dua wilayah, yaitu Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk promosi dan pemanfaatan bahan-bahan literasi yang telah dikembangkan dan dimiliki oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara. Kegiatan utama dalam program ini adalah sebagai berikut. 1. Layanan Literasi Keliling: Tim Kantor Bahasa mengunjungi sekolah-sekolah dasar sambil membawa bahan bacaan seperti buku cerita anak, buku pengayaan, dan bahan literasi lainnya. 2. Pemodelan Membacakan Nyaring: Tim melakukan pembacaan nyaring di hadapan siswa, diikuti dengan sesi pelatihan pemodelan kepada para guru. 3. Diskusi dan Pendampingan: Tim berdiskusi dengan guru terkait strategi meningkatkan minat baca dan penggunaan bahan literasi di kelas. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin satu kali dalam seminggu untuk masing-masing wilayah, dengan target minimal dua sekolah per bulan.
